iCoachSuryaR

- 13 Jun 2024

News Image

2D. OODA : Observe, Orient, Decide and Act

 

Putaran model OODA dibuat oleh Kolonel John Boyd. Dia pertama kali mempekenalkan OODA selama perang Korea, dia mengacu pada kemampuan yang dimiliki oleh pilot fighter yang sukses dalam kombat. Sekarang digunakan oleh angkatan laut AS dan banyak organisasi.

 

Model ini adalah sebuah pengambilan keputusan sebagai hasil dari perilaku yang rasional. Persoalan dipandang sebagai sebuah siklus dari Observasi, Orientasi (kepekaan situasional), Keputusan dan Tindakan.

 

· Observasi. Scan lingkungan dan mendapatkan informasi darinya.

 

· Orientasi. Menggunakan informasi untuk membentuk gambaran mental dari sebuah kejadian. Oleh karena itu dengan cara mengsintesiskan data menjadi informasi. Karena informasi baru lebih diterima, Anda menghancurkan image lama dan menciptakan image baru.

 

· Decision. Pertimbangan opsi dan pemilihan dari rangkaian tindakan

 

· Act. Melaksanakan keputusan yang telah ditetapkan. Setelah hasil dari tindakan di observasi, Anda mulai bekerja. Perhatikan bahwa dalam sebuah combat (atau kompetisi melawan pesaing). Anda ingin siklus melalui empat tahap ini lebih cepat dan lebih baik dari musuh, dan merupakan sebuah siklus.


Variasi lainnya adalah SOAP yang digunakan oleh paramedic dan medical teknik. SOAP adalah standar proses untuk Situation, Observe, Analysis dan Perform.

Scroll to Top
×