iCoachEffendiIbnoe

- 12 Feb 2024

News Image

Live Authentically.

Aku membaca tipis-tipis buku Burnout to Brilliant oleh Dr. Marny Lishman yang seorang psikolog itu.

Ada teman bertanya, "kalau membaca tipis-tipis itu maksudnya bagaimana"?

Memilih bab-bab tertentu, yang judulnya menarik dan ada seperti rangkumannya; juga ada commitment, yang ingin dilakukan kedepan.

Live Authentically

"To be yourself in a world that is constantly trying to make you something else is the greatest accomplishment."

- Ralph Waldo Emerson.

Aku pernah menulis tentang ini beberapa minggu lalu, namun kali ini aku ambil cuplikan-cuplikan menarik dan juga beberapa pertanyaan kepada diri sendiri, yang mengarahkan kita menuju kehidupan pribadi yang autentik.

Menurut Dr. Lishman, authenticity juga menimbulkan kesadaran di masyarakat tentang apa yang diperlukan seseorang.

Kalau kita memendam perasaan-perasaan dan pikiran-pikiran kita, maka dunia tidak akan berubah sesuai yang diperlukan.

Makin banyak orang yang autentik, maka akan memberi dunia ini data, untuk memungkinkan terjadinya perubahan dalam skala yang lebih besar.

Bila kita autentik, maka orang-orang yang tidak tepat untuk kita akan menyingkir; dan orang-orang dan peluang-peluang yang tepat dan baik untuk kita akan masuk ke kehidupan kita. 

Menjadi seseorang yang autentik memang bisa jadi "less perfect", tidak se-sempurna apa yang diharapkan oleh masyarakat, namun setelah kita bisa berdamai dan menerimanya, maka kita akan terbebas dari tekanan, dan akan membebaskan kita, "set us free". 

Bebas mengarungi samudra peluang yang luas, sebelumnya kita pikir suatu hal yang tidak mungkin.

Considerations: pertanyaan-pertanyaan pada diri kita sendiri, dalam proses menuju authentic self

1. Apakah aku tampil sebagai aku yang seharusnya?

2. Bagian mana dariku, yang aku sembunyikan? Dan kenapa aku menyembunyikannya?

3. Pengalaman-pengalaman hidupku yang mana yang tidak aku share dengan orang lain?

4. Apa yang terjadi dan aku takutkan jika aku share pengalaman-pengalaman itu kepada orang lain?

5. Dengan berbagi cerita pengalaman hidupku, ada keuntungan kah bagiku? 

6. Apa yang mereka akan dapatkan, jika aku share cerita pengalaman hidupku?

7. Siapa dalam kehidupanku yang membuatku merasa rentan (dan itu tidak membuatku risau)?

8. Dimana atau dalam situasi apa dalam kehidupanku, aku dapat menunjukkan diriku lebih autentik? 

9. Bagaimana aku bisa menghindari "burnout", rasa kelelahan yang sangat, dengan menunjukkan ke-autentik-an ku? 

Diringkas dan diterjemahkan dari buku Burnout to Brilliant by Dr. Marny Lishman - oleh Effendi Ibnoe 

Lebak Lestari Indah, 10 Februari 2024.

Scroll to Top