BRIN Science Library

- 03 Apr 2024

News Image

   Jika Anda harus menyampaikan sebuah informasi seperti permintaan donasi Covid-19 dan memastikan bahwa pemikiran itu stabil dan tidak berubah, atau memastikan adanya hubungan sosial yang stabil, kepastian itu hanya akan sampai pada (paling banyak) 150 orang. Lebih dari jumlah ini hubungan menjadi tidak stabil dan informasi itu boleh jadi sudah berubah. Entah bertambah atau berkurang. Begitulah penemuan ahli antropologi Inggris, Robin Dunbar, berdasarkan pada apa yang disebutnya Dunbar Number. Dunbar Number didasarkan pada kajian statistik sejumlah primata, termasuk manusia, di mana sang Ilmuwan membandingkan luasnya bagian otak bernama Neokorteks dengan kelompok sosial (group size) yang bisa dibentuknya. Untuk jumlah lebih dari 150 orang ukuran neokorteks tidak cukup menjadi satu-satunya alasan karena dibutuhkan variabel lain seperti aturan, komitmen, kesepakatan, organisasi, dan lain-lain. Oleh karena itu, untuk memastikan ide Anda sampai ke pengikut paling bawah dalam sebuah organisasi atau partai politik misalnya, maka Anda butuh aturan main, peraturan organisasi, dan seterusnya. Yang jelas, dalam kajian antropologi bahkan politik, Dunbar Number ini merupakan temuan yang menarik untuk memastikan suatu hubungan sosial.

 

Primata seperti kera, simpanse, babon, dan manusia memiliki ukuran neokorteks yang berbeda. Neokorteks (Neo=baru, disebut juga korteks serebri, secara harfiah berarti ‘kulit otak’) adalah bagian otak yang berkembang paling pesat selama masa evolusi primata. Puncak perkembangannya adalah pada otak manusia. Paling luas ada di otak manusia. Lokasi terbesarnya ada di lapis luar otak. Isinya berupa sejumlah besar sel neuron, terutama nukleus (inti) nya. Di nukleus inilah informasi diproses sedemikian rupa dan dikemas dalam bentuk zat kimia serta arus listrik yang kemudian menyebar melalui juluran bernama akson. Fungsi-fungsi penting otak, terutama membuat keputusan (decision making), merencanakan masa depan (future planning) dan perbaikan diri (self improvement), diproses oleh neokorteks, terutama pada otak depan (lobus frontal). Diperkirakan ada sebanyak 21–26 miliar neuron di korteks serebri atau neokortkes ini. Diameter neuron ini berkisar 4 mikron (.004 mm) sampai 100 mikron (.1 mm). Anda bisa bayangkan betapa besarnya luas permukaan korteks serebri jika dibentangkan; 21–26 miliar neuron dikali 4–100 mikron. Bentangan luas inilah yang oleh Dunbar diperkirakan membentuk ukuran kelompok sebanyak 150 orang. Sebanyak 150 orang inilah jumlah paling banyak di mana antar anggota kelompok saling mengenal dengan baik.

 

  Dunbar mengambil contoh dari fakta di lapangan. Ia menemukan bukti bahwa 21 masyarakat pemburu dari Walbiri di Australia hingga Tauade di New Guinea, Ammassalik di Greenland, dan Ona di Tierra del Fuego, memiliki jumlah anggota rata-rata 148,4 orang. Pola ini juga ditemukan pada organisasi militer di mana satu unit tempur ter baik tidak boleh lebih dari 200 personel, setidaknya 150 orang agar mereka dapat saling mengenal antarpasukan.

 


Sumber :

eMicrobook NEUROSAINS SPIRITUAL Hubungan Manusia, Alam dan Tuhan.

Bagian 1

Taufik Pasiak


Scroll to Top
×