BRIN Science Library

- 03 Apr 2024

News Image

a. Inovasi produk

Inovasi produk mencakup barang maupun jasa yang berhasil diperkenalkan ataupun dijual ke pasar, ketika barang atau jasa tersebut memiliki unsur kebaruan atau memiliki karakteristik yang lebih baik dibandingkan karakteristik produk sebelumnya. Produk inovatif yang dihasilkan dapat berupa produk yang baru bagi perusahaan meskipun sudah ada di pasaran maupun juga yang baru di pasaran.

b. Inovasi proses

Inovasi proses adalah penggunaan teknologi baru atau teknologi yang lebih baik secara signifikan untuk proses produksi atau proses pemasokan barang atau jasa. Teknologi di sini biasanya berbentuk  mesin, peralatan, teknologi informasi, ataupun teknologi lainnya dalam bentuk yang konkret. Inovasi proses bertujuan untuk menurunkan biaya produksi dan meningkatkan kualitas produk. Inovasi proses dapat berupa inovasi yang baru bagi perusahaan meskipun tidak baru dalam praktik di sektor industri yang sama maupun sektor industri serupa.

c. Inovasi pemasaran

Inovasi pemasaran adalah penggunaan metode pemasaran baru yang meliputi perubahan yang signifikan pada kemasan, product placement, promosi, dan penentuan harga. Inovasi pemasaran merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memahami kebutuhan pelanggan, membuka pasar baru, atau memperbarui posisi produk di pasar (product positioning). Inovasi pemasaran dapat berupa:

1) Perubahan yang signifikan pada kemasan produk, tidak termasuk perubahan pada modifikasi fungsi produk atau karakteristik penggunaan. Misalnya, perubahan kemasan mengikuti selera pasar atau desain kemasan baru.

2) Penggunaan media baru atau teknik baru dalam proses promosi produk. Sebagai contoh, perusahaan pertama kali menggunakan media pemasaran baru, penggunaan kartu pelanggan, dan lain­lain.

3) Penggunaan metode baru untuk product placement atau metode penjualan baru, seperti ketika pertama kali menerapkan sistem waralaba.

4) Penggunaan metode baru dalam penentuan harga (pricing) terhadap barang maupun jasa, semisal dengan sistem diskon, penggunaan pemodelan penetapan harga berdasarkan tingkat permintaan, dan lain­lain.

d. Inovasi organisasi

Inovasi organisasi adalah penggunaan metode organisasi dan prosedur baru di dalam praktik bisnis, pengorganisasian pekerjaan dan hubungan eksternal perusahaan. Inovasi organisasi merupakan kegiatan inovasi yang bertujuan untuk mengurangi biaya administrasi/ biaya transaksi, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, memudahkan akses terhadap pengetahuan dari pihak eksternal, atau mengurangi biaya pendistribusian. Inovasi organisasi dapat meliputi hal­hal sebagai berikut.

1) Metode bisnis baru untuk prosedur dan pengaturan organisasi, misal sistem manajemen rantai pasok, sistem pendidikan dan pelatihan, atau penerapan sistem manajemen mutu.

2) Metode baru pengorganisasian pekerjaan untuk mendistri­ busikan tanggung jawab dan alur pembuatan keputusan. Sebagai contoh, penerapan sistem yang mengintegrasikan antarunit yang berbeda, kerja sama tim, atau desentralisasi/sentralisasi pekerjaan.

3) Metode baru untuk mengatur hubungan dengan pihak luar, baik dengan perusahaan lain maupun dengan institusi masyarakat lainnya. Hal ini bisa berupa penerapan sistem outsourcing, sub­ kontrak, atau sistem kerja sama yang baru.


Sumber:

eMicrobook Praktik Inovasi di Indonesia Isu Kebijakan dan Tantangan



Scroll to Top
×