Politik Luar Negeri Era Reformasi: Kebangkitan Indonesia sebagai Negara Kekuatan Menengah dalam Percaturan Regional dan Global: Kebangkitan Indonesia sebagai Kekuatan Negara Menengah Dalam Percaturan Regional dan Global

Screenshot 2024-01-31 161036

Categories



Published

March 9, 2022

HOW TO CITE

Ganewati Wuryandari

Badan Riset dan Inovasi Nasional

DOI: https://doi.org/10.55981/brin.519

Keywords:

Politik luar negeri Indonesia, Era Reformasi, Percaturan Politik, Kebangkitan Indonesia

Synopsis

Pendekatan kekuatan menengah digunakan untuk melihat respons Indonesia sebagai negara kekuatan menengah yang memiliki kemampuan khas mempengaruhi tatanan internasional. Negara kekuatan menengah bukan semata “policy takers”, melainkan juga dapat berperan sebagai “policy makers” yang ikut berperan aktif dalam tatanan global politik internasional. Sekalipun konsep Indonesia sebagai negara kekuatan menengah sudah mulai digunakan pada masa kepemimpinan SBY dan Jokowi, tetapi sebagai sebuah kajian akademik, konsep tersebut masih belum banyak dilakukan. Orasi ilmiah ini merupakan upaya mengisi gap akademik tersebut dengan secara reflektif melihat kembali sejauh mana Indonesia pada Era Reformasi, khususnya masa pemerintahan SBY dan Jokowi, mengukuhkan status dan perannya sebagai negara menengah di tengah pusaran regional dan global.

Author Biography

Ganewati Wuryandari, Badan Riset dan Inovasi Nasional

Mulai bekerja di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia sejak tahun 1989. Pernah menjabat sebagai Plt.Kepala Pusat Riset Kewilayahan, BRIN (1 September–8 November 2021), Kepala Pusat Penelitian Kewilayahan, LIPI (25 April 2016–31 Agustus 2021), Plt. Kepala Bidang Pengelolaan dan Diseminasi Hasil Penelitian Pusat Penelitian Politik, LIPI (2014–2015), Kepala Bidang Tata Operasional Pusat Penelitian Politik, LIPI (2008–2014), dan Staf Ahli DPD RI untuk penyusunan naskah akademik dan rancangan undang-undang tentang pengelolaan di daerah perbatasan, tahun 2013; dan penyusunan naskah akademik dan rancangan undang-undang untuk revisi Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara, tahun 2016.

Telah menghasilkan publikasi sebanyak 102 (seratus dua) karya tulis ilmiah (KTI) baik yang ditulis sendiri maupun bersama penulis lain dalam bentuk buku, jurnal, prosiding, dan naskah kebijakan. Sejumlah 11 (sebelas) KTI ditulis dalam bahasa Inggris. Ikut serta dalam pembinaan kader ilmiah, di antaranya sebagai dosen dan pembimbing tesis (S2/S3) pada Universitas Indonesia, Universitas Paramadina, dan Universitas Pertahanan. Aktif dalam organisasi profesi ilmiah, antara lain sebagai Treasure (2017–2019) dan Secretary General (2019-sekarang) International Federation of Social Science Organizations (IFSSO), anggota Tim Penilai Peneliti Instansi (TP2I) LIPI (2016–2019), anggota Tim Koordinasi Pemberian Izin Penelitian Asing (TKPIPA) Kemenristek Dikti, RI (2016–2021), dan Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) (1997–2002, 2011–2015, dan 2015–2019). Sejak 2020 hingga 2023, ditunjuk sebagai Emminent Person Group (EPG) mewakili pemerintah Republik Indonesia di ASEAN Regional Forum (ARF).

References

Wuryandari G, editor. Politik luar negeri Indonesia di tengah pusaran politik domestik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2008.

Wuryandari G, editor. Politik luar negeri Indonesia di tengah arus perubahan politik internasional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2011

Elisabeth A, Alami NA, Wuryandari G. et.all. Grand Design Kebijakan Luar Negeri Indonesia (2015-2025). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia; 2016.

Roberts C, Habir A, Sebastian L. Indonesia’s ascent: power, leadership and regional order. London: Palgrave Macmillan; 2015.

Wuryandari G. Politik Luar Negeri Indonesia Dalam Isu Keamanan Non-Tradisional: Tantangan dan Prospek. Dalam: Alami NA, dkk, editor. Politik Luar Negeri dan Isu-Isu Keamanan Non-Tradisional. Yogyakarta: Calpulis; 2016.

Wuryandari G. Politik luar negeri Jokowi terhadap Tiongkok. Dalam: Siswanto , Wuryandari G, Sriyanto N, Ramadhan M, Purbaningtyas R. Politik luar negeri Indonesia terhadap Tiongkok: memperjuangkan kepentingan nasional di tengah ketidakseimbangan kekuatan. Jakarta: Pusat Penelitian Politik; 2016. 165-209.

Kementerian Luar Negeri RI. Rencana strategis kementerian luar negeri tahun 2015–2019. Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI; 2015; Kementerian Luar Negeri RI. Rencana strategis kementerian luar negeri tahun 2020–2024. Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI; 2020.

Wuryandari G. Politik luar negeri Jokowi terhadap Tiongkok. Dalam: Siswanto , Wuryandari G, Sriyanto N, Ramadhan M, Purbaningtyas R. Politik luar negeri Indonesia terhadap Tiongkok: memperjuangkan kepentingan nasional di tengah ketidakseimbangan kekuatan. Jakarta: Pusat Penelitian Politik; 2016. 165-209.

Kementerian Luar Negeri RI. Rencana strategis kementerian luar negeri tahun 2015–2019. Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI; 2015; Kementerian Luar Negeri RI. Rencana strategis kementerian luar negeri tahun 2020–2024. Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI; 2020.

Manicom J, Reeves J. Locating middle powers in international relations theory and power transitions. Dalam: Gilley B, O’Neil A, editors. Middle powers and the rise of China. Washington DC: Georgetown University Press; 2014.

Yamasak M. A study of middle power diplomacy: as a strategy of leadership and influence. M. A., Thesis. Ontario, Canada: University of Waterloo; 2009.

Ping JH. Middle power statecraft: Indonesia, Malaysia and the Asia Pacific. Dissertation, Ph.D. Adelaide: The University of Adelaide; 2003.

de Swielande, T.S. Middle powers: a comprehensive definition and typology. Dalam: de Swielande, Vandamme, D., and Walton, D. et.al.(eds). Rethinking middle power in the Asian century: new theories, new cses. London and New York: Routledge; 2019.

Thies, CG & Sari, AC. A role theory approach to middle powers: making sense of Indonesia’s place in the international system. Contemporary Southeast Asia. 2018; 40 (3).

Laksmana E. Indonesia’s rising regional and global profile: does shoes really matter. Contemporary Southeast Asia. 2011; 33(2).

Acharya A. Indonesia matters: Asia’s emerging democratic power. Singapore: World Scientific Publishing Co.; 2015.

Emmers, R & Teo,S. Security strategies of middle powers in the Asia Pacific. Melbourne: Melbourne University Publishing; 2018.

Spero JB. Great power security dilemmas for pivotal middle power bridging. Contemporary Security Policy. 2009; 30(1).

Wuryandari G. Human rights in Australian foreign policy with specific reference to Papua and East Timor Yogyakarta: Graha Ilmu; 2016.

Chacko P, Willis D. Pivoting to Indo-Pacific? The limits of Indian and Indonesian integration. East Asia, Springer. 2018; 35: p. 133.

Wuryandari G. Kekuatan negara menengah Indonesia dan kebangkitan Tiongkok. Dalam: Makalah pada reaffirming Indonesia’s foreign affairs through Airlangga International Seminar and Conference on Jokowi’s Foreign Policy: Indonesia’s Path toward Middle Powership; 4 November 2017 November 4; Surabaya: Universitas Airlangga.

Wuryandari G, editor. Reformulasi Kebijakan Pengelolaan Perbatasan di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2018.

Kementerian Perdagangan. Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2021 Sebesar 7,07 Persen, Mendag: Kita Harus Jaga Momentum Pertumbuhan. Siaran Pers; 6 November 2021.

Aliabbas A., Haripin M., dan Prabawaningtyas S. Evaluasi Satu Dekade Transformasi Pertahanan di Indonesia, 2010-2019. Jakarta: Imparsial; Desember 2019.

The International Institute for Strategic Studies. The Military Balance 2021: The Annual Assessment of Global Military Capabilities and Defence Economics. London: Routledge; 2021.

Wuryandari G. Affirming Indonesian Middle Power and the Rise of China. Makalah International Conference the Contemporary of Indonesian Studies. Guangzhou: Jinan University, School of International Studies, Academy of Overseas Chinese Studies ; 21 July 2018.

Wuryandari G. Politik luar negeri Indonesia: refleksi dan prediksi 10 tahun. Jurnal Penelitian Politik. 2008; 5(1).

Wuryandari G. Hak Asasi Manusia, Lingkungan Hidup dan Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia. Dalam: Bhakti IN, editor. Isu-Isu Strategis Dalam Politik Luar Negeri Indonesia. Jakarta: PPW-LIPI; Maret 1997.

Wuryandari G. Kebijakan luar negeri dan diplomasi lingkungan hidup di Indonesia di era reformasi. Dalam: Wuryandari G, editor. Politik luar negeri Indonesia & isu lingkungan hidup. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2015.181–240.

Pidato Susilo Bambang Yudhoyono. Indonesia’s role as regional and global actor. London: Wilton Park; 2012 November 2.

Wuryandari G. Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Indo Pasifik di Era Pemerintahan Joko Widodo. Dalam: Makalah Seminar Nasional. UKSW, Salatiga; 28 November 2019.

Wuryandari G. The belt and road initiative: opportunities and challenges for enhanching bilateral relations between Indonesia and China. Proceeding International Conference The Belt & Road Initiative and Southeast Asia. In The First Penang Forum, Penang 2017: 24-26.

Wuryandari G. KTT I GNB: Peran Penting Negara Dunia Ketiga Dalam Tatanan Dunia. Dalam: Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Formulir Penominasian Arsip KTT GNB I, ANRI, Jakarta, 20 September 2021.

Anwar, D.F.Indonesia and the ASEAN Outlook on the Indo-Paciific. International Affairs. 2020; 96(1).

Wuryandari G. Konsep negara kepulauan sebagai landasan kebijakan pembangunan di wilayah bertipologi kepulauan di Indonesia. Dalam: Makalah pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPR RI dalam rangka mendapat masukan RUU Tentang Daerah Kepulauan. Jakarta: DPR RI; 5 Oktober 2011.

Kusumaningprang R. The roots and evolution of Indonesia’s middle power activism. The Indonesian Quarterly. 2017 July; 45(2):152–179.

Wuryandari G. Kebijakan luar negeri Indonesia di tingkat bilateral dalam isu terorisme. Dalam: Wuryandari G, editor. Politik luar negeri dan isu terorisme internasional. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2014. 49–76.

Siswanto, Wuryandari G., Alami A.N, Yustiningrum E, Prabuningtyas R.R, Ramadhan M.S. Politik Luar Negeri Indonesia Terhadap Amerika Serikat: Mengelola Hubungan di Tengah Perubahan Tatanan Global. Yogyakarta: Suluh Media; 2018.

Wuryandari G. Politik Luar Negeri Indonesia dan Isu Lingkungan Hidup. Jurnal Penelitian Politik 8/1; 2011.

Visi misi program aksi Ir. H. Joko widodo – Drs. H. M. Jusuf Kalla Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014. [Online].; 2014. Available from: HYPERLINK “http://kpu.go.id/koleksigambar/–VISI_MISI_–Jokowi-JK.pdf.”http://kpu.go.id/koleksigambar/–VISI_MISI_–Jokowi-JK.pdf.

Wuryandari G. Indonesia-India: Penguatan Kerja sama Politik dan Keamanan. Dalam: Sriyanto N, Wuryandari G, Siswanto, Elisabeth A. Indonesia sebagai Negara Kekuatan Menengah: Kajian Politik Luar Negeri Terhadap India. Jakarta: Pusat Penelitian Politik, 2018.

Wuryandari G. Hubungan Indonesia-Amerika Serikat: Aspek Pertahanan Keamanan. Dalam: Inayati RS, editor. Hubungan Indonesia-Amerika Serikat 1991-2000 (Masa Pemerintahan Presiden Clinton). Jakarta: PPW-LIPI; 2000.

Shekar V. Indian Council of World Affairs. [Online]. [cited 2018 Desember 9. Available from: HYPERLINK “http://icwa.in/pdfs/VP_Great_V.pdf” http://icwa.in/pdfs/VP_Great_V.pdf .

Wuryandari G. Masa depan ASEAN: tantangan dan peran Indonesia. In Sinaga L, editor. ASEAN 50 Tahun. Jakarta: LIPI Press; 2018.

Wuryandari G. East Timor’s Membership in ASEAN: Prospect and Challenges. ASEAN Outlook, ASEAN Studies Center 8 (2). Taiwan; 2011.

Tham J. The Diplomat. [Online].; 2018 [cited 2018 Oktober 3. Available from: HYPERLINK “https://thediplomat.com/2018/05/whats-in-indonesias-indo-pacific-cooperation-concept” https://thediplomat.com/2018/05/whats-in-indonesias-indo-pacific-cooperation-concept

Wuryandari G. Hubungan bilateral Indonesia-Jepang: menuju era baru kerja sama keamanan. Dalam: Sriyanto N, Wuryandari G, Siswanto, Elisabeth. A, editors. Indonesia sebagai negara kekuatan menengah: kajian politik luar negeri terhadap Jepang. Jakarta: Pusat Penelitian Politik; 2017.

Wuryandari G. The Prospects of Indonesia–China Relations. Dalam: Sinaga LC. editor. Six Decades of Indonesia-China Relations. Singapore: Springer; 2018

Flake G, Fang X. MIKTA: The Search for Rationale. Perth: USAsia Centre; January 2017

Scroll to Top
×