Penyediaan Pakan Sapi Berbahan Baku Lokal di Nusa Tenggara Barat

Screenshot 2024-03-04 103708

Categories



Published

November 10, 2016

HOW TO CITE

Syahruddin Said, Febby Ariawiyana, Wulansih Dwi Astuti, dan Elvi Yetti

Keywords:

Pakan Ternak, NTB, Ternak

Synopsis

Pembentukan BP3TR sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur NTB No. 48 Tahun 2012 dimaksudkan untuk meningkatkan ketersediaan pakan ternak ruminansia bagi pengembangan peternakan sapi sebagai komoditas unggulan dae rah dan nasional. Dengan tujuan dan mak-sud tersebut, BP3TR memiliki visi, misi, tugas po kok, dan fungsi sebagaimana tertuang dalam Per aturan Gubernur tersebut. Buku Kajian Masterplan BP3TR ini disu-sun sebagai upaya menjabarkan visi dan misi tersebut dalam hal teknis dan program kegiatan. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam pengembangan BP3TR sebagai industri pakan adalah ketersediaan bahan baku berupa limbah pertanian, perkebunan, dan agro-industri.

References

Ariawiyana. (2013). Analisa usaha pabrik pakan mini 3 ton/hari. Bogor: Tidak dipublikasikan.

Agustini, N. (2010). Petunjuk praktis manajemen penge- lolaan limbah pertanian untuk pakan ternak sapi. Kementerian Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian BB Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.

Astuti, D. W. (2013). Kajian sumber bahan baku pakan ternak dalam rangka pembentukan Pusat Pengolah- an Pakan Ternakan Ruminansia (P3TR) di Indo- nesia. LIPI. Bogor: Pusat Penelitian Bioteknologi.

Bappenas. (2010). Strategi dan kebijakan dalam percepat- an swasembada daging sapi 2014 (Suatu Penelaahan Konkret). Jakarta: Direktorat Pangan dan Pertanian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

BP3TR NTB. (2013). Kajian potensi limbah pertanian di Nusa Tenggara Barat. Mataram: Tidak dipub- likasikan.

BP3TR. (2014). Dokumentasi pembangunan gedung BP3TR NTB. Lombok Barat: Tidak dipublikasikan

BPS NTB. (2014). Nusa Tenggara Barat dalam Angka 2013. Mataram: BPS NTB.

BSN. (2009). SNI 3148:2 Pakan konsentrat bagian 2: Sapi Potong. Jakarta: BSN.

Ditjennak. (2013). Perkembangan Penyusunan Regulasi Turunan UU No.18 Tahun 2009. Disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakorteknas). Yogyakarta.

Ditjennak. (2011). Pedoman umum pengembangan lumbung pakan rumi- nansia. Jakarta: Direktur Pakan Ternak, Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Ditjennak. (2011a). Pedoman umum pengembangan unit pengolahan pakan ruminansia. Jakarta: Direktur Pakan Ternak, Direktorat Jenderal Peter- nakan dan Kesehatan Hewan.

Ditjennak. (2012). Statistik peternakan dan kesehatan hewan 2012. Jakarta: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Ditjennak. (2013). Pro l: struktur organisasi. Retrieved from www.ditjennak. pertanian.go.id: http://ditjennak.pertanian.go.id/index.php?page=pro- l&action=info

Kementerian Pertanian. (2010). Blue print: Program swasembada daging sapi 2014. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Kementerian Pertanian. (2011). Rencana strategis: Direktorat Jenderal Pe- ternakan dan Kesehatan Hewan 2010–2014. Jakarta: Kementerian Per- tanian.

Kementerian Pertanian. (2011). Rencana strategis: Kementerian Pertanian 2010–2014. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Kementrian Riset dan Teknologi (2012). Membangun kawasan peternakan terpadu berbasis inovasi daerah di Nusa Tenggara Barat (Perjalanan Setahun SIDa NTB). Jakarta : Kementerian Riset dan Teknologi.

Komunitas Sasak. (2009). Blue Print Program Terobosan Bumi Sejuta Sapi (BSS) NTB. Retrieved from www.sasak.org: http://www.sasak. org/2009/12/blue-print-program-terobosan-bumi-sejuta-sapi-bss-ntb/

Menteri Pertanian. (2015, Agustus 3). Organisasi dan Tata Kerja Kemen- terian Pertanian. Nomor: 43/Permentan/OT.010/8/2015. Jakarta.

Murni, R., Suparjo, Akmal, & Ginting, B. (2008). Buku ajar teknologi pemanfaatan limbah untuk pakan. Jambi: Fakultas Peternakan, Uni- versitas Jambi.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. (2014). Peta Lombok Barat. Diakses pada 15 September 2016 dari www.lombokbaratkab.go.id: http://lom- bokbaratkab.go.id/wp-content/uploads/2012/01/Peta-lobar-terbaru2.jpg

Pemerintah NTB. (2012). Peraturan Gubernur NTB No. 48 Tahun 2012. Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat (Pergub NTB) Nomor 48 Tahun 2012.

Pixabay (2016). Gambar. Diakses pada 15 September 2016 dari www.pixa- bay.com: (https://pixabay.com/static/uploads/photo/2016/06/04/16/50/ cow-1435862_960_720.jpg)

Pemerintah Provinsi NTB (2009). Blue Print: NTB Bumi Sejuta Sapi. NTB: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Republik Indonesia. (2007). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2009. tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Jakarta.

Riana. (2015). Wafer Pakan, Ini Langkah Pembuatannya. Tertarik Mencoba? Diakses pada 15 September 2016 dari www.jitunews.com: (http://l. jitunews.com/read/17364/wafer-pakan-ini-langkah-pembuatannya-ter- tarik-mencoba)

Said, S. (2009). Kertas Kerja: Rencana Kerja Peningkatan Kinerja Penyiapan Bahan Pengembangan Sarana Penelitian Biomolekuler. Bogor: Pusat Penelitian Bioteknologi, LIPI.

Said, S. (2012). Masterplan Kawasan Pusat Informasi Teknologi Pertanian Terpadu Berbasis Peternakan Sapi di UPT Tambang Ulang. Kalimantan Selatan: UPT BP3T Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan.

Said, S. (2013a). Laporan Masterplan BP3TR Nusa Tenggara Barat. Dalam laporan DIPA 2013. Bogor: Puslit Bioteknologi LIPI

Said, S. (2013b). Perencanaan Strategis BP3TR Mendukung Program NTB Bumi Sejuta Sapi. Workshop di Dinas Peternakan Provinsi Nusa Teng- gara Barat. Mataram: Tidak dipublikasikan

Saripedia. (2010). Peta NTB. Diakses pada 15 September 2016 dari www. saripedia.wordpress.com: https://saripedia.wordpress.com/tag/peta-ntb/

Universitas Diponegoro (2005). Teknologi pengolahan pakan. Semarang: Laboratorium Teknologi Makanan Ternak, Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro.

wisegeek. (2016). What is hay? Retrieved from www.wisegeek.com: http:// images.wisegeek.com/bale-of-hay.jpg

Scroll to Top
×