Pengembangan Model Mediator Rasional Berbasis Perubahan Kebijakan Amerika Serikat dan Aksi Mediasi dalam Sengketa Irian Barat

Screenshot (226)

Categories



Published

December 31, 2021

HOW TO CITE

Siswanto

Badan Riset dan Inovasi Nasional

DOI: https://doi.org/10.55981/brin.492

Keywords:

Model Mediator, Kebijakan Amerika Serikat, Aksi Mediasi, Sengketa irian Barat

Synopsis

Pada tahun 1961 kebijakan Amerika Serikat terhadap sengketa Irian Barat mengalami perubahan dari kebijakan pasif netral menjadi kebijakan aktif mendiasi. Perubahan kebijakan ini disebabkan faktor internal yaitu rekomendasi dari para pejabat di kementrian luar negeri Amerika Serikat dan Dewan Keamanan Nasional. sedangkan faktor eksternalnya adalah meningkatnya eskalasi konflik Belanda dan Indonesia pada awal tahun1962. Perubahan kebijakan Amerika Serikat ini mendorong kepada perundingan damai antara Belanda dan Indonesia atas sengketa Irian Barat. Akhirnya perundingan ini menghasilkan Perjanjian New York 1962 sebagai akhir sengketa Irian Barat.

Author Biography

Siswanto, Badan Riset dan Inovasi Nasional

Menamatkan Sekolah Dasar (SD) Negeri Makasar II Jakarta pada tahun 1974, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri XLIX Jakarta pada tahun 1977, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 39 Jakarta pada tahun 1981, memperoleh Gelar Sarjana (S1) dari Jurusan Hubungan Internasional, Fisipol, Universitas Jayabaya pada tahun 1987, gelar Magister (S2) dari Program Kajian Wilayah Amerika, Pascasarjana, Universitas Indonesia pada tahun 1997, dan gelar Doktor (S3) dari Jurusan Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia pada tahun 2008. Telah menghasilkan publikasi sebanyak 40 karya tulis ilmiah (KTI), baik yang ditulis sendiri maupun bersama penulis lain, dalam bentuk buku dan jurnal. Sebanyak 5 KTI ditulis dalam bahasa Inggris.

References

Siswanto. AS di bawah Donald Trump arah Kebijakan Nasional dan Internasional. In: Mashad D, editor. Kontroversi Kepemimpinan Donald Trump. Bogor: Yayasan Gagas Nusantara Prima; 2018.77-122

Siswanto. Tinjauan Atas Perang Teluk Parsi Jilid Kedua 2003; 6(4):72-81

Siswanto. Seratus Hari Kepemimpinan Donald Trump: Konsistensi dan Orientasi. In: Mashad, editor. Kontroversi Kepemimpinan Donald Trump. Bogor: Yayasan Gagas Nusantara Prima; 2018.37-76

Siswanto. Indonesia dan Diplomasi Irian Barat 1949-1962: Memanfaatkan Perang Dingin. Jakarta: LIPIPress;2020

Siswanto. Opini Politik Masyarakat Amerika atas Tindak Kekerasan di Timor Timur Pasca Jajah Pendapat dalam Perspektif Komunikasi Politik Internasional 2000;4(2):89-93

Siswanto. Bias Media Massa AS dan Kemerdekaan Timor Timur 2002;6(2)96-105

Siswanto. Terobosan John F. Kennedy dalam Kemelut Irian Barat. Jakarta:PT.Gading Inti Prima;2014

Siswanto. Kebijakan dan Indonesia Terhadap Timor Timur dalam Perspektif Containment Policy 1999;5(8-12):82-93

Siswanto. Kepentingan Geostrategi Amerika di Indonesia pada Abad XXI. Jurnal Kajian Wilayah Amerika2000;IV(1-7):83-90

Hudson V, M.The History and Evolution of Foreign Policy Analysis. in: Smith F, Hadfield A, Dunne T, editors. Foreign Policy: Theories/ Actors/ Cases.New York:Oxford University Press; 2016. 13-34

Graham A, The Cuban Missile Crisis.in Smith F, Hadfield A, Dunne T, editors. Foreign Policy: Theories/ Actors/ Cases. New York:Oxford University Press; 2016. 263-290

Siswanto.Rasionalitas dalam Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat terhadap Kepemilikan Senjata Nuklir Iran.Buletin Lembah Tidar 2006;II(2):34-41

Barston RP.Modern Diplomacy.London:Longman;1991.

Siswanto. Diplomasi Amerika Serikat dalam Penyelesaian Sengketa Irian Barat dimasa Presiden John F. Kennedy.(disertasi). Depok: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia;2008

McMull C. Mediation of the West New Guinea Dispute 1962.Washington D.C.:Institute of the Study of Diplomacy;1981

Siswanto. Diplomasi Belanda dan Indonesia dalam Sengketa Irian Barat, 1949-1950:Sebuah Kajian Historis. Jurnal Penelitian Politik 2005;II(1):11-28

Siswanto. Failure of Bilateral Diplomacy on Irian Barat. Journal of Indonesian Social Science and Humanities 2018; VIII(1);23-38

Siswanto. Hubungan Indonesia-Amerika di Masa Obama:dari Kerja sama Anti Teroris sampai Penggalangan Demokrasi.Jurnal Penelitian Politik 2011;VIII(2):245-258

Siswanto. Kebijakan Luar Negeri Amerika dan Reformasi di Indonesia. Jurnal Kajian Wilayah Amerika 1999;IV(1):153-167

Siswanto.Demontrasi Anti Perang di AS Sebagai Upaya Menekan Kebijakan George W.Bush di Irak 2003;VII(2):93-104

Siswanto. Peningkatan Filibuster dan Masalah Efesiensi Pengambilan Keputusan di Senat Amerika.Jurnal PSPP2000;III(1);73-84

Siswanto. Komunikasi AS Politik AS-Indonesia: Studi Kasus US Election Watch di Jakarta. Jurnal Penelitian Pers dan Pendapat Umum 2001; V( 2):94-108

Siswanto. Mencintai Produk dalam Negeri sebagai Manifestasi Bela Negara di Era Global.Jurnal Pertahanan dan Bela Negara 2017;VII(3):85-105

Bakker A.Metode-Metode Filsafat. Jakarta : Ghalia Indonesia;1984

Siswanto. Peran dan Posisi Indonesia Sebagai Middle Power dalam Kerja sama ekonomi Multilateral dan Regional.In:Sriyanto N,editor. Indonesia sebagai Middle Power dalam Perspektif Politik Ekonomi. Jakarta: P2P LIPI-Dipa; 2019.61-97

Siswanto.Dekolonialisasi Versus Status Quo.Bogor:Yayasan Gagas Nusantara Prima;2018

Scroll to Top
×