Langkah Mudah Membuat Buku Anak: Edisi Cerita Rakyat Indonesia

submission_678_672_coverImage_en_US_t

Series



Categories



Published

July 4, 2023

HOW TO CITE

Marina Wardaya
Universitas Ciputra

DOI: https://doi.org/10.55981/brin.678

Keywords:

Cerita Rakyat Indonesia, Buku Anak

Synopsis

Membuat buku cerita anak tentunya tidak mudah, karena target pembaca yang disasar adalah anak-anak dalam berbagai usia. Bagaimana menyampaikan pesan moral kepada mereka? Bagaimana membuat alur cerita mudah dipahami anak-anak? Bagaimana menciptakan tokoh-tokoh yang menarik dan berkesan? Buku ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Lebih spesialnya lagi, cerita anak yang dimaksud adalah yang bertemakan cerita rakyat Indonesia.

Langkah praktis proses penciptaan buku anak terangkum dalam panduan ini. Mulai dari pemilihan cerita rakyat Indonesia yang cocok dijadikan ide, pembuatan kerangka, karakter, ilustrasi, hingga sampul yang menarik. Fitur penting dalam buku ini adalah tersedianya lembar kerja pada setiap proses, sehingga teori yang disampaikan dapat langsung dipraktikkan.

Kepada seluruh penulis, calon penulis, ilustrator, dan calon ilustrator, mari membaca buku ini dan tidak ragu lagi membuat cerita anak Indonesia!

Author Biography

Marina Wardaya, Universitas Ciputra

Marina telah menjadi dosen di Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Ciputra Surabaya sejak 2012. Memiliki hasrat dalam menulis buku anak-anak, Ia telah menghasilkan beberapa buku anak-anak, yaitu Science is Fun: Luke Me­ngenal Sains di Taman Kota, Asah Kecerdasan: Lomba, Asah Kecerdasan: Sekolah BaruAldo & Ciro Bermain dengan Huruf yang telah diterbitkan oleh beberapa penerbit termasuk Elex Media Computindo, BIP, dan Penerbit Andi. Marina dapat dihubungi di marina.wardaya@ciputra.ac.id

References

Ardhyantama, V. (2017). Pendidikan karakter melalui cerita rakyat pada siswa sekolah dasar. Indonesian Journal of Primary Education, 1(2), 95–104.

Andelina, I. R. (2020). Analisis elemen dalam penciptaan karakter desain di dalam Ip Hypnosis Mic-Seiyuu X Rapper Project. Narada: Jurnal Desain Dan Seni, 7(2), 137. https://doi.org/10.2241/narada.2020.v7.i2.001

Artana, I. K. (2017). Anak, minat baca, dan mendongeng. ACARYA PUSTAKA: Jurnal Ilmiah Perpustakaan dan Informasi, 3(1), 26-36. https://doi–org/10.23887/ap.v3i1.12733

Buzan, T., & Buzan, B. (2002). How to mind map. Thorsons.

Cambridge University Press & Assessment. (t.t) Cambridge Dictionary. Diakses pada 29 Mei 2023, dari

https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/mind-map

Djamaris, E., (1984). Menggali khazanah Sastra Melayu Klasik (Sastra Indonesia Lama). Balai Pustaka.

Duggan, A.E. (2016). Folktales and fairy tales: Traditions and texts from around the world, 2nd Edition. Greenwood Press.

Farrelly, T.M. (1993). A new approach to moral education: The integrated character education model. Journal of Correctional Education, 44(2), 76–82. http://www.jstor.org/ stable/41970957

Fathoni, A. C. A., Kartika, R., & Lubis, S. H. (2018). Penerapan physiognomy untuk pengembangan desain karakter pada animasi. Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain, 3(1), 31–42. https://doi.org/10.25105/jdd.v3i1.2846

Halligan, F. (2013). Movie Storyboards: The art of visualizing screenplays. Chronicle Books.

Hladikova, H. (2014). Children’s book illustrations: Visual language of picture books. CRIS-Bulletin of the Centre for Research and Interdisciplinary Study, 1, 19–31. https://doi.org/10.2478/cris-2014-0002

Kuno, N. (2005). Tasteful color combinations. Page One.

Maharsi, I. (2016). Ilustrasi. Dwi-Quantum.

Nurgiyantoro, B. (2010). Sastra anak dan pembentukan karakter. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 1(3), 25–40. https://journal.uny.ac.id/index.php/cp/article/download/232/147

Novita, I., Siddik, M., & Hefni, A. (2020). Pengembangan bahan ajar menulis teks cerpen berdasarkan teknik Storyboard pada siswa kelas XI SMA. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(1), 46–52. https://doi.org/10.30872/diglosia.v3i1.29

Pierce, T. (2010, Oktober 11). Five reasons why children NEED picture books. http://terrypierce.blogspot.cz/2010/10/five-reasons-why-children-need-picture.html

S., Lianawati W. (2019). Menyelami keindahan sastra Indonesia. Bhuana Ilmu Populer.

Sabrina, I., & WS, H. W. H. (2019). Struktur dan fungsi sosial cerita rakyat legenda anak durhaka Awang Tikuluak di Kanagarian Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(3), 337–347. https://doi.org/10.24036/81037250

Self-Publishing School. (2022, Maret 2). How Long Should A Children’s Book Be? Children’s Books Word Count. Self-Publishing School. https://self-publishingschool.com

Saraswati, R. (2014). Distorsi dalam film adaptasi “Snow White” versi Disney dan NonDisney terhadap karya Grimm Bersaudara. Jurnal METASASTRA, 7(1), 85–96. https://core.ac.uk/download/pdf/230546755.pdf

Swales, J.M. (1990). Genre analysis: English in academic and research settings. Cambridge University Press.

Tabrani, P. (2018). Prinsip-prinsip bahasa rupa. Jurnal Budaya Nusantara, 1(2), 173–195. https://doi.org/10.36456/b.nusantara.vol1.no2.a1579

Tsukamoto, H. (2006). Manga Matrix: Create unique characters using the Japanese matrix system. Collins Design.

Toha-Sarumpaet, R. K. (2010). Pedoman penelitian sastra anak. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Scroll to Top
×