KUMANDE SAMATURU’: BERDAULAT PANGAN DI KALUPPINI

Screenshot 2024-01-17 102427

Categories



Published

December 14, 2023

HOW TO CITE

Nurbaya

Poltekkes Kemenkes Mamuju

https://orcid.org/0000-0003-0117-0952

DOI: https://doi.org/10.55981/brin.666

Keywords:

ketahanan pangan, gizi, kesehatan, masyarakat adat, pangan

Synopsis

Kedaulatan pangan merupakan hak masyarakat atas pangan sehat dan dapat diterima secara budaya yang diproduksi melalui metode yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan memprioritaskan produksi pertanian lokal. Konsep kedaulatan pangan berusaha mengadvokasi kepentingan dan hak masyarakat sebagai produsen, distributor, dan konsumen termasuk menjaga kemampuan masyarakat adat untuk menentukan sistem pangan mereka. Oleh karna itu, upaya kedaulatan pangan merupakan prasyarat logis bagi terciptanya ketahanan pangan pada masyarakat adat. Masyarakat adat Kaluppini berusaha mempertahankan ketahanan dan kedaulatan pangan mereka dengan pengetahuan tradisional serta merawat tradisi yang diturunkan dari generasi ke generasi, yaitu berbagi nande sesa dan kumande samaturu’ yang dilaksanakan pada berbagai upacara adat. Berbagai strategi bertahan atau coping strategies pada situasi rawan pangan dilakukan dengan tetap memegang teguh prinsip siri’, salah satu budaya masyarakat Bugis, Makassar yang dijunjung tinggi dan terpelihara sejak lama. Buku ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih baik bagi pemangku kepentingan yang terkait dalam upaya perbaikan status kesehatan, pangan, dan gizi. Setiap warga negara berhak atas ketersediaan pangan yang adekuat dan beragam, termasuk masyarakat adat di seluruh Indonesia.

Author Biography

Nurbaya, Poltekkes Kemenkes Mamuju

Saat ini Nurbaya aktif sebagai pengajar di Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Mamuju, Sulawesi Barat. Nurbaya meraih gelar Sarjana Gizi (S.Gz.) di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prodi Ilmu Gizi, Universitas Hasanuddin pada tahun 2010. Pada tahun 2014, ia berhasil meraih beasiswa USAID-PRESTASI untuk program Magister dan menyelesaikan studinya pada bidang Gizi Komunitas di Seameo-Recfon, Universitas Indonesia. Nurbaya merupakan salah satu alumni South East Asian Nutrition Leadership Program (SEANLP). Saat ini Nurbaya mengemban amanah sebagai Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Mamuju dan Sekretaris DPD PERSAGI Sulawesi Barat.
Fokus riset Nurbaya pada bidang ketahanan pangan dan gizi, kesehatan masyarakat adat, gizi remaja, serta ASI dan konseling menyusui. Latar belakang pendidikan dan pengalaman di bidang gizi dan kesehatan serta kemampuannya dalam menulis telah membawa Nurbaya meraih beberapa juara, penghargaan, dan fellowship. Penghargaan yang diterimanya antara lain The second prize winner on essay competition for Indonesian women oleh The Indonesian Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF)(2016), Juara 1 Lomba Gizi kategori essay yang dilaksanakan oleh Seameo-Recfon dan GAIN (2020). Selain itu, pada 2021, Nurbaya juga berhasil meraih juara 1 lomba penulisan buku ajar nasional yang dilaksanakan oleh Unsyiah Kuala University Press. Nurbaya dapat dihubungi melalui surel: nurbaya.m.gizi@mail.com.

References

ADB. (2002). Indigenous Peoples/Ethnic Minorities and Poverty Reduction: Indonesia.

Adiasih, N., Murdiati, C. W., & Yulianti, R. (Ed.). (2020). Kearifan lokal masyarakat hukum adat dalam mewujudkan kedaulatan pangan di tengah pandemi Covid-19. Lembaga Studi Hukum Indonesia.

AIPP, & IWGIA. (2010). ASEAN’s Indigenous peoples.

Akram-Lodhi, A. H. (2013, 14–15 September). How to build food sovereignty [Presentasi Makalah]. Food Sovereignty: A Critical Dialogue International Conference, Yale, USA. https://www.iss.nl/sites/corporate/files/15_AkramLodi_2013-1.pdf

Anglicare. (2012). When There’s Not Enough to Eat: State of the family report, 2.

Apriliani, U., & Wilujeng, B. Y. (2020). Bentuk dan makna pada tata rias busana serta aksesoris tari remo jombangan. Jurnal Tata Rias, 09(1), 97–106. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-rias/article/view/33109

Arif, S., Isdijoso, W., Fatah, A. R., & Tamyis, A. R. (2020). Strategic Review of Food Security and Nutrition in Indonesia. https://www.wfp.org/publications/strategic-review-food-security-and-nutrition-indonesia-2019-2020-update

Arnawa, I. K. (2011). Kajian tentang pelestarian subak ditinjau dari aktivitasnya yang berlandaskan konsep Tri Hita Karana. Agrimeta, 1(1).

Arnold, M., Powell, B., Shanley, P., & Sunderland, T. C. H. (2011). Editorial: Forests, biodiversity and food security. International Forestry Review, 13(3), 259–264. https://doi.org/10.1505/146554811798293962

Ashley, J. M. (2016). Food Security in the developing world (Edisi 1). Elsevier. https://doi.org/10.1016/C2013-0-23223-2

Scroll to Top
×