Keselamatan Reaktor Nuklir: Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS)

Screenshot 2024-01-26 103026

Categories



Published

February 21, 2023

HOW TO CITE

Iman Kuntoro

Badan Riset dan Inovasi Nasional

DOI: https://doi.org/10.55981/brin.568

Keywords:

Nuklir, reaktor, keselamatan, RSG-GAS

Synopsis

Pembicaraan mengenai nuklir, bagi sebagian atau kebanyakan orang, otomatis merujuk pada pembuatan bom atom. Yang terkenal, bom atom Nagasaki dan Hiroshima yang sempat mengguncang Jepang pada 1945. Belum lagi dampak radiasi akibat teknologi tersebut. Padahal sebenarnya reaktor nuklir bukanlah bom atom. Potensi bahaya radiasi memang benar ada, tetapi dengan kemajuan teknologi dan sifat alami anugerah dari Allah, teknologi reaktor nuklir telah dikuasai manusia dan terus berkembang ke arah yang lebih selamat (aman). Dengan memahami teknologi keselamatan reaktor ini, semoga tingkat kekhawatiran masyarakat terhadap reaktor nuklir dapat diminimalkan. Untuk lebih memahami bagaimana teknologi reaktor, manfaat, dan potensi bahayanya, serta bagaimana tingkat keselamatan dan keamanannya, silakan membaca buku ini.

Author Biography

Iman Kuntoro, Badan Riset dan Inovasi Nasional

Iman Kuntoro, lahir di Purwokerto, 4 Oktober 1954, ialah Peneliti Ahli Utama di Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir, Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN. Penulis menyelesaikan jenjang pendidikan S-1 di Fakultas Teknik UGM Jurusan Teknik Nuklir spesialisasi Teknologi Reaktor pada tahun 1980 dengan gelar Insinyur.
Pendidikan tambahan: Supervisor Reaktor Kartini BATAN (2 bulan, 1982, Yogyakarta). Kualifikasi Operator/Supervisor MPR-30 BATAN (1987, Jakarta); Winter College on Nuclear Physics and Reactors (ICTP-IAEA, 2 bulan, 1982, Trieste, Italia); Multipurpose Reactor Operator, Interatom (1 tahun, 1984/1985 di Jerman); ITC on Safety in the Operation of Nuclear Research Reactors (1 bulan, 1990, ANL, Amerika Serikat); Joint research BATAN-JAERI (2 bulan, 1991, Tokai, Jepang); Workshop Training on Core Management for Improved Utilization of Research Reactors, KAERI-IAEA (2 minggu, 2002, Daejeon, Korea); Diklat SPAMA (3 bulan, 1998, Jakarta); Diklat Kepemimpinan Tingkat II, LAN, Jakarta (3 bulan, 2003); Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) IX LEMHANNAS (Tahun 2007, Jakarta).
Penulis masuk ke BATAN pada 1 Januari 1978 sebagai staf di Dinas Reaktor PPBMI, Yogyakarta. Jabatan struktural yang pernah disandang adalah Kasubbid. Bahan Bakar Reaktor PPBMI (1981–1985), Kasubbid. Operasi Reaktor PRSG (1985–1986), Kabid. Operasi Reaktor PRSG (1986–1992), Kabid. Fisika Reaktor PRSG (1992–1996), Kabag. Tata Usaha PRSG (1999), Kabid. Pengembangan Teknologi Reaktor P2TRR (1999–2002), Kepala Pusat P2TRR (2002–2007), dan Kepala Pusat PTBIN (2008–2011).
Penulis menempuh jabatan fungsional peneliti di bidang teknologi reaktor nuklir pertama kali sebagai Ajun Peneliti Muda (1-8-1989) dan mencapai Ahli Peneliti Utama di PTKRN BATAN (1-2-2005) dengan karya tulis ilmiah lebih dari 110 buah. Selain itu, penulis telah memperoleh Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 tahun (1997), 20 tahun (1999), 30 tahun (2009), dan Satya Lencana Wira Karya dalam bidang pengoperasian, penelitian, dan pengembangan reaktor riset (18-8-2006).
Tugas luar negeri: Partisipasi Desain Reaktor MPR-30 di Interatom, Jerman (6 bulan, 1983); Manajemen Operasi Reaktor Riset di JAERI, Jepang (2 bulan, 1988); Analisis Keselamatan In Pile Loop di Ansaldo, Itali (1 bulan, 1994); Partisipasi Desain TC-ISFSF di AEA, Inggris (5 minggu, 1997); mengikuti beberapa workshop tentang utilization of research reactor dan reactor safety di Jepang (1999), Australia (2003), Korea (2003), Vietnam (2004), Thailand (2005), dan Tiongkok (2006); Kunjungan Ilmiah Quality Assurance of Nuclear Laboratory di Belgia dan Belanda (2003); mengikuti beberapa kali technical meeting IAEA dalam bidang reactor safety di Wina, Austria (2003–2006).
Kegiatan ilmiah: mengikuti berbagai fora pertemuan ilmiah seperti seminar, lokakarya, serta kolokium tingkat instansi dan nasional; seminar, workshop, technical meeting regional dan internasional, seperti Asian Symposium on Research Reactors, ASSR-II dan III (1989 dan 1991); IAEA Design Basis Threat Workshop, Yogyakarta (16–20 Desember 2002); The FNCA Workshop on Utilization of Reseach Reactor (1999, 2003, dan 2004); Training on Technology Management and Innovation, Kemenristek-UNIDOICS (Sentul, Bogor, 11–15 Agustus 2003).
Penulis juga mengajar pada diklat yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BATAN, antara lain Diklat Teknologi Reaktor dan Pemanfaatan RSG, Diklat In Core Fuel Management, Diklat Operator dan Supervisor RSG-GAS, RTC on Measurement of Basic Parameter of Research Reactor, Diklat Aspek Neutronik dan Termohidraulika PLTN I, Diklat Basic Professional Training on Nuclear Safety, dan Pelatihan Perawat Reaktor.
Kegiatan lain: terlibat dalam Tim Pembangunan Reaktor Kartini (1979); Tim Desain RSG-GAS (1983); Tim Komisioning RSG-GAS (1985–1987); dan Panitia Keselamatan RSG-GAS (1988–2022).

References

Nuclear Plants. (t.t.). Nuclear reactor designs. Diakses pada 8 April, 2016, dari http://45nuclearplants.com/nuclear-reactor-designs/

International Atomic Energy Agency (IAEA). (1992a). Code on the safety of nuclear research reactor: Design (IAEA Safety Series No. 35-S1). https://www.iaea.org/publications/3800/code-on-the-safety-of-nuclear-research-reactors-design

International Atomic Energy Agency (IAEA). (1992b). Code on the safety of nuclear research reactor: Operation (IAEA Safety Series No. 35-S2). https://www.iaea.org/publications/3801/code-on-the-safety-of-nuclear-research-reactors-operation

International Atomic Energy Agency (IAEA). (2005). Safety of research reactors: Safety requirements. (IAEA Safety Standards Series No. NS-R-4). https://www-pub.iaea.org/MTCD/Publications/PDF/Pub1220_web.pdf

International Atomic Energy Agency (IAEA). (2013). INES: The international nuclear and radiological event scale user’s manual (2008 edition). https://www-pub.iaea.org/MTCD/Publications/PDF/INES2013web.pdf

International Atomic Energy Agency (IAEA). (2016). Safety of research reactors: Specifics safety requirements (IAEA Safety Standards Series No. SSR-3). https://www-pub.iaea.org/MTCD/Publications/PDF/P1751_web.pdf

International Nuclear Safety Advisory Group. (1996). A report by the International Nuclear Safety Advisory Group: Defence in depth in nuclear safety: INSAG-10 (INSAG Series No. 10). International Atomic Energy Agency. https://www-pub.iaea.org/MTCD/Publications/PDF/Pub1013e_web.pdf

Keputusan Direktur Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran Nomor B-187/IV/HK.01.00/1/2022 tentang Pembentukan Tim Penanggulangan Kedaruratan dan Proteksi Kebakaran Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy Tahun 2022. (2022).

Keputusan Kepala Badan Riset Dan Inovasi Nasional Nomor 227/I/HK/2022 tentang Tim Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Kedaruratan Nuklir Kawasan Serpong Tahun 2022. (2022).

Kuntoro, I. (2014). Evaluasi kinerja sistem keselamatan reaktor RSG-GAS selama beroperasi 25 tahun. Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir, 11(1), 1–10. http://jurnal.batan.go.id/index.php/bprn/article/view/1316

Lederer, B. J., & Wildberg, D. W. (1981). Reaktorhandbuch: Kerntechnische grundlagen fur betriebspersonal im Kernkraftwerken. Verlag Thiemig.

Peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nomor 7 Tahun 2019 tentang Izin Bekerja Petugas Instalasi dan Bahan Nuklir. (2019). https://jdih.bapeten.go.id/id/dokumen/peraturan/perka-bapeten-terkait-ketenaganukliran-no-7-tahun-2019-tentang-izin-bekerja-petugas-instalasi-nuklir-dan-bahan-nuklir

Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nomor 1 Tahun 2010 tentang Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Kedaruratan Nuklir. (2010). https://jdih.bapeten.go.id/id/dokumen/peraturan/peraturan-kepala-badan-no-1-tahun-2010-tentang-kesiapsiagaan-dan-penanggulangan-kedaruratan-nuklir

Peraturan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Nomor 184/KA/IX/2012 tentang Program Kesiapsiagaan Nuklir Kawasan Nuklir Serpong. (2012). https://jdihn.go.id/files/145/178571023Perka_Kesiapsiagaan_Nuklir.pdf

Pusat Kemitraan Teknologi Nuklir. (2012). Program kesiapsiagaan nuklir kawasan nuklir Serpong (Rev. 3).

Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG). 2011. Laporan analisis keselamatan reaktor RSG-GAS (Rev. 10.1).

Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG). (2015a). Laporan operasi reaktor RSG-GAS teras ke-87 dan teras ke-88.

Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG). (2015b). Program kesiapsiagaan nuklir fasilitas RSG-GAS (No. 001.001/KN 01 02/RSG).

Stacey, W. M. (2007). Nuclear reactor physics. WILEY-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA.

Volkmer, M. (1982). Basiswissen zum thema kernenergie. Hamburgerische Electricitaetes-Werke Aktiengesellschaft.

World Nuclear Association. (t.t.). Safety of nuclear power reactors. Diakses pada Juni, 2022, dari http://www.world-nuclear.org/information-library/safety-and-security/safety-of-plants/safety-of-nuclear-power-reactors.aspx

Scroll to Top
×