Gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu : Tinjauan Aspek Bio-Ekologi, Sosial-Ekonomi-Budaya, dan Pengelolaan Berkelanjutan

Screenshot 2024-02-12 134636

Categories



Published

November 30, 2020

HOW TO CITE

Hilda Novianty, LIPI; Sam, LIPI; Abrar, LIPI; Wayan, LIPI; Susi, LIPI; Rianta, LIPI; Ernawati, LIPI; Ana, LIPI; Ismiliana, LIPI; Ucu, LIPI; Tri Aryono, LIPI; Selvia, LIPI; Sekar, LIPI; Yeti, LIPI; Corry, LIPI; Afdal, LIPI; Triyono, LIPI; Arvita, LIPI; Allsay, LIPI; Sam, LIPI; Abrar, LIPI

DOI: https://doi.org/10.14203/press.300

Keywords:

famili, kepiting, pulau pari

Synopsis

Kepulauan Seribu merupakan gugusan pulau karang yang berada di utara Teluk Jakarta. Kepulauan ini menyimpan keanekaragaman hayati laut yang menarik untuk dikaji. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian atau riset mengenai keanekaragaman hayati laut di Kepulauan Seribu oleh Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI) sejak 1962. Untuk mempermudah penelitian tersebut, dibangun stasiun penelitian di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Sejarah pendirian stasiun penelitian Pulau Pari sudah berlangsung selama lebih dari lima dekade (1967–2018), mulai dari pendirian basecamp penelitian di Pulau Tikus pada 1967, pembangunan Stasiun Penelitian Laut Permanen di Pulau Pari pada 1976, hingga menjadi Loka Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Oseanografi LIPI (LPKSDMO-LIPI) pada 2002 yang saat ini merupakan satuan kerja di bawah Pusat Penelitian Oseanografi LIPI. Pendirian LPKSDMO-LIPI di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, mengakibatkan banyaknya kajian penelitian kelautan dilakukan di sekitaran wilayah tersebut. Ada beberapa hal yang menjadi alasan Gugusan Pulau Pari menjadi lokasi penelitian kelautan. Pertama, wilayah tersebut memiliki keanekaragaman hayati yang lengkap. Kedua, Gugusan Pulau Pari menjadi tempat hunian masyarakat dengan berbagai kebutuhannya, termasuk pemenuhan sumber protein dari laut, baik secara langsung maupun pemanfaatan biota laut melalui aktivitas budi daya. Ketiga, Gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, juga menjadi salah satu tujuan wisata dengan segala perkembangannya. Namun, hal-hal tersebut memberikan dampak pada kondisi keanekaragaman hayati lautnya dan profil sosial ekonomi masyarakat di Gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Rekaman mengenai kondisi keanekaragaman hayati laut serta hubungan sumber daya laut dan aspek sosial masyarakat Gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, menjadi sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Karenanya, hal-hal tersebut disajikan melalui hasil kajian komprehensif tentang keanekaragaman hayati, termasuk bio-ekologinya, lingkungan, sosial ekonomi dan budaya, serta upaya konservasi di Gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, sebagaimana termuat dalam bunga rampai ini. Bunga rampai ini diharapkan memberikan gambaran kondisi keanekaragaman hayati laut dan kondisi sosial masyarakat di Gugusan Pulau Pari. Lebih jauh, bunga rampai ini juga dapat digunakan sebagai referensi untuk pengembangan dan pengelolaan Pulau Pari pada masa yang akan datang. Akhir kata, semoga hasil-hasil penelitian di dalam buku ini bisa memberikan manfaat dan memberikan khazanah pengetahuan kepada masyarakat luas dan menjadi persembahan 50 tahun pengalamanriset kami di Gugusan Pulau Pari bagi bangsa Indonesia.

Chapters

  • PROLOG GUGUS PULAU PARISEBUAH PULAU SANGAT KECIL, POTENSI, DAN ANCAMANSam Wouthuyzen, Muhammad Abrar, Sam Wouthuyzen, Muhammad Abrar
  • BAB 1Kondisi Komunitas Mangrove Terkini pada Gugusan Pulau Pari, Kepulauan SeribuI Wayan Eka Dharmawan
  • BAB IIKONDISI PADANG LAMUN DI PULAU PARI KEPULAUAN SERIBU: TELAAH TIGA DEKADESusi Rahmawati
  • BAB IIIKONDISI TERUMBU KARANG GUGUSAN PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUMuhammad Abrar
  • BAB IVKONDISI FAUNA KRUSTASEA DI GUGUSAN PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBU, TAHUN 2010–2015Rianta Pratiwi
  • BAB VKONDISI FAUNA KEPITING DI PERAIRAN PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUErnawati Widyastuti
  • BAB VIKONDISI TERKINI KEANEKARAGAMAN ECHINODERMATA PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUAna Setyastuti
  • BAB VIITIMUN LAUT GUGUSAN PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBU, DARI KOLEKSI RUJUKAN PUSAT PENELITIAN OSEANOGRAFI LIPIIsmiliana Wirawati
  • BAB VIIIPOTENSI PENELITIAN MOLUSKA DI GUGUSAN PULAU PARI KEPULAUAN SERIBUUcu Yanu Arbi
  • BAB IXINVENTARISASI BIOTA SPONS DI GUGUSAN PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUTri Aryono Hadi
  • BAB XPOTENSI IKAN PADANG LAMUN DI PULAU PARI KEPULAUAN SERIBUSelvia Oktaviyani
  • BAB XIPOTENSI MAMALIA LAUT DI PERAIRAN GUGUSAN PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUSekar Mira Cahyopeni Herandarudewi
  • BAB XIIKEBERADAAN MAKRO ALGA DI PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUSekar Mira Cahyopeni Herandarudewi
  • BAB XIIIPENCEMARAN DI PULAU PARI KEPULAUAN SERIBUYeti Darmayati
  • BAB XIVDINAMIKA OSEANOGRAFI GUGUSAN PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUCorry Corvianawatie
  • BAB XVSISTEM KARBONAT LAUT DI PERAIRAN SEKITAR EKOSISTEM PESISIR PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUAfdal
  • BAB XVIKEPENDUDUKAN PULAU PARI KEPULAUAN SERIBU: SUATU TINJAUAN TENTANG MASA LAMPAU DAN MASA KINITriyono
  • BAB XVIIPEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM DAN PERSEPSI PENDUDUK PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBU, ATAS KONDISINYAArvita Rosmawati
  • XVIIIPEMANFAATAN BUDI DAYA MAKRO ALGA Eucheuma cottonii DI PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUHilda Novianty
  • BAB XIXMENILAI HARGA EKOSISTEM MANGROVE DI GUGUSAN PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUAllsay Kitsash Addifisyukha Cintra
  • BAB XXPENDIDIKAN LINGKUNGAN/ KONSERVASI PADA USIA DINI: SUATU UJI COBA BENTUK PENGELOLAAN EKOSISTEM DAN SUMBER DAYA HAYATI PESISIR YANG BERKELANJUTAN DI PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUSam Wouthuyzen, Sam Wouthuyzen
  • BAB XXIPENDIRIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PERLINDUNGAN BIOTA LAUT (DPBL): SUATU USAHA PEMULIHAN STOK BIOTA LAUT TEREKSPLOITASI BERLEBIH DI PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUSam Wouthuyzen
  • EPILOGASPEK BIO-EKOLOGI, SOSIAL-EKONOMI-BUDAYA DAN PENGELOLAAN BERKELANJUTAN PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBUSam Wouthuyzen
Scroll to Top
×