Diversitas Khamir Indonesia untuk pengembangan Biofuel dan Bioindustri

Screenshot 2024-01-29 134059

Categories



Published

December 7, 2022

HOW TO CITE

Atit Kanti

Badan Riset dan Inovasi Nasional

DOI: https://doi.org/10.55981/brin.727

Keywords:

Diversitas, Khamir, Indonesia, Mikroorganisme, Jamur, Biofuel, Bioindustri

Synopsis

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan berbagai tipe ekosistem merupakan sumber keragaman jenis khamir yang tinggi. Sekurang kurangnya terdapat 125 taksa khamir yang berhasil diisolasi dari alam dan pangan tradisional Indonesia, dan banyak diantaranya merupakan jenis baru. Biak biak potensial tersebut didapatkan melalui Pengembangan teknik isolasi. Mikroorganisme  unggul tersebut memiliki karakter fisiologi yang dapat digunakan dalam proses produksi biofuel seperti etanol, lipid (biodiesel), enzim, surfaktan, asam organik, dan obat. Kedepan perlu dikembangkan  teknologi Bioprospeksi khamir untuk pengembangan biofuel dan bioindustri, sehingga  kegiatan bioprospeksi dapat dilakukan lebih cepat dan efisien,  melalui penggunaan mikroorganisme  terpilih yang telah divalidasi oleh taksonom.

Peran taksonom sangat sentral dalam kegiatan bioprospeksi yaitu melalui rekomendasi kepada peneliti bioprospeksi tentang  karakter fisiologi khusus dari isolat sesuai dengan produk yang  akan dikembangkan. Namun jumlah taksonom mikroorganisme sangat terbatas. Masalah kekurangan taksnonom menjadi sangat serius karena kecepatan kerusakan lingkungan yang semakin cepat, sehingga kepunahan mikroorganisme potensial yang terdapat pada Kawasan tertentu  berlangsung lebih cepat.

Untuk menjamin ketersediaan sumber daya mikroorganisme,  Khamir yang telah diisolasi dan diverifikasi karakter fisiologinya harus disimpan di Kultur Koleksi Mikroorganisme dengan standar manajemen yang baik.  Untuk selanjutnya sumber daya mikroorganisme tersebut dapat digunakan setiap saat dan didistribusikan untuk kegiatan pembuatan produk yang bernilai ekonomi.

Indonesian culture collection (InaCC) memiliki sekitar 350 biak khamir potential untuk dikembangkan  pada industri Biofuel.  Beberapa teknologi pendukung untuk produksi Biofuel telah dikuasai dengan baik yaitu teknologi penapisan yang mampu dengan cepat mengetahui khamir potensial sebagai pengakumulasi lipid, teknologi cepat untuk prediksi khamir penghasil etanol. Dalam hal pengembangan energi terbarukan, telah dilakukan penjajakan  kerjasama nasional dengan Pertamina,  dan Kerjasama internasional termasuk didalamnya pemanfaatan limbah lignoselulosa sebagai pendukung industri green biofuel. Selanjutnya perlu pengembangan metoda scale up dari pilot plan menjadi sekala industri. Kerangka pengembangan tersebut dapat dimulai dengan pembentukan zona pengembangan industri green biofuel pada kawasasn terpilih.

BRIN telah menjadi inisiator Perpres tentang pengelolaan mikroorganisme yaitu melalui Peraturan Presiden No. 1/2021 tentang perlindungan  kekayaan mikroorganisme Indonesia Secara garis besar Perpres ini mengatur 6 hal yaitu: (1) akses terhadap sampel yang mengandung mikroorganisme, (2) perlindungan mikroorganisme melalui mekanisme  penyimpanan mikroorganisme mengikuti standard internasional, (3) pendistribusian mikroorganisme serta pemanfaataanya untuk kepentingan nasional, (4) perjanjian pengalihan material, (5) pengelolaan pangkalan data mikroorganisme, dan (6) pembinaan serta pengawasan pengelolaan mikroorganisme.  PERPRES tersebut  merupakan satu satunya peraturan nasional yang mengatur managemen sumber daya mikroorganisme  yang memerlukan langkah langkah operasional lebih lanjut.

Author Biography

Atit Kanti, Badan Riset dan Inovasi Nasional

Menamatkan Sekolah Dasar (SD) Negeri Karang Pamulang Bandung tahun 1981, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Neg-eri 13 Bandung tahun 1984, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 di Bandung tahun 1987. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Bidang Biologi dari Universitas Padjadjaran Bandung tahun 1993 gelar Master of Science (MSc) bidang Taksonomi khamir dari Tokyo University of Agriculture, Tokyo-Jepang tahun 2000, dan gelar Doktor di bidang Mikrobiologi dari Institut Pertanian Bogor tahun 2014.

Sejumlah karya tulis ilmiah, baik yang ditulis sendiri maupun dengan penulis lain telah diterbitkan sebanyak 86 karya tulis ilmiah terdiri dari: 9 dalam bentuk buku, 74 jurnal, prosiding, dan makalah, dimana 62 diantaranya dalam bahasa Inggris. Penulis memperoleh 2 buah paten Indonesia tersertifikasi dan 1 paten terdaftar.

Ikut serta dalam pembinaan kader ilmiah, yaitu sebagai pembimbing jabatan fungsional peneliti pada bidang Mikrobi-ologi, Pusat Penelitian Biologi, pembimbing strata S1, S2 dan S 3, serta penguji disertasi S3.

Aktif dalam organisasi profesi ilmiah, yaitu sebagai ketua Forum Komunikasi Kurator Mikroorganisme -FORKOMIKRO (2017-2022), wakil ketua Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia Pusat (2018-sekarang), Komite IP, PATEN dan Komersialisasi pada Federasi Kultur Koleksi Internasional – WFCC (2016-se-karang).

Sejumlah penghargaan telah diperoleh yaitu penghargaan mahasiswi teladan Fakultas MIPA, Universitas Padjajaran tahun 1992, Best Graduate Student Award dari Tokyo University of Agriculture tahun 2000, peneliti dengan publikasi jenis baru Mikroorganisme terbanyak tahun 2018 di Pusat Penelitian Biologi – LIPI; Satyalancana Karya Satya X Tahun (2006), X Tahun (2007) dan XX Tahun (2014) dari Presiden Republik Indonesia.

References

Kurtzman CP. Molecular taxonomy of the yeasts. Yeast. 1994 ;10(13): 1727- 40. doi:10.1002/yea.320101306.

Barnett JA. A history of research on yeasts 7: enzymic adap-tation and regulation. Yeast. 2004; 21(9): 703-46. doi:10.1002/yea.1113.

Garay LA, Sitepu IR, Fry R W, Kanti A, Boundy-Mills KL et al. Discovery of synthesis and secretion of polyol esters of fatty acids by four basidiomycetous yeast species in the order Sporid-iobolales. Journal of Industrial Microbiology & Biotechnology. 2017; 44(6): 923-36. doi:10.1007/s10295-017-1919-y.

Barnett JA. A history of research on yeasts 8: taxonomy. Yeast. 2004 Oct 30;21(14):1141-93.

Barnett JA. A history of research on yeasts 10: foundations of yeast genetics1. Yeast. 2007 Oct 1;24(10):799-846.

Alexander WG. A history of genome editing in Saccharomyces cerevisiae. Yeast. 2018 May;35(5):355-60.

Spagnuolo M, Yaguchi A, Blenner M. Oleaginous yeast for biofuel and oleochemical production. Current Opinion in Bio-technology. 2019 Jun 1;57:73-81.

Achmadi AS, Hamidy A, Maryanto I, Kahono S, Kartonegoro A, Kanti A et al. Ekspedisi Sulawesi Barat, Flora, Fauna dan Mikroorganisme. LIPI Press; 2018.p. 167.

Ardiyani M, Dwibadra D, Dewi K, Meliah S, Kanti A et al. Temuan dan Pertelaan Jenis Baru Biota Indonesia 1967-2017: Sumbangsih LIPI untuk Sains. LIPI Press; 2018.

Kuriyama H, Sastraatmadja D, Igosaki Y, Watanabe K, Kanti A, Fukatsu T. Isolation, Identification and Biochemical Properties of Yeast from Indonesian fermented food . Project Report. 1999.

Sukara E, Lisdiyanti P, Kanti A, Yopi, Ratnakomala S et al. Exploring Indonesian Microbial Genetic Resources for Industrial Application. In: Sukara E, Lisdiyanti P, editors. LIPI Press; 2018. p. 221.

Scroll to Top
×